Kamis, 24 Mei 2012

Jangan Kuatir Tentang Hari Esok

Setiap Hari pemberian Tuhan dalam hidup ini harus dimanfaatkan dengan baik - tidak perlu mengeluh karena belum punya ini dan itu dengan tetap memahami bahwa kesusahan sehari untuk hari itu ; seperti kita tidak mungkin makan hari ini untuk besok. Karena itu, apa yang harus kita lakukan selanjutnya adalah menyerahkan segala kekuatiran kepada Tuhan yang memelihara kita setiap hari (bc. 1 Ptr 5:7).
Pernah Seorang bapak mengatakan kepada saya – Karena Hujan terus-menerus, dan tidak bisa membakar lahan untuk berkebun - katanya  dengan dialeg ambon sehari-hari “Katong Nanti bagimana”….. ini tidak beda dengan kuatir hari esok, kuatir tidak bisa menanam di kebun, kuatir tidak ada persediaan makanan, pada hal hujan akan berhenti pada waktunya . 
Kita masih diberi kesempatan hari ini untuk melakukan ini dan itu – jadi kerjakanlah apa yang bisa kita kerjakan hari ini.

Hari esok memang penting juga, dan begitu pentingnya sehingga anak-anak kita harus bersekolah, kita harus bersusah payah membanting tulang, bahkan ada yang bekerja ganda ,,,,, tetapi pada waktunya kebanyakan dari kita yang sering terlena dengan hari esok itu tidak menikmati hasil dari jerih payahnya yang belum selesai, jadi bagaimana – kerjakanlah apa yang bisa kita kerjakan hari ini, toh ada manfaatnya untuk hari esok. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar